Headlines News :

PENCARIAN NOMOR INDUK SISWA NASIONAL ( NISN )

Jadwal Ulangan Tengah Semester II Kelas VII, VIII & Ulangan Akhir Semester II Kelas IX

Siswa SMP Negeri 1 Rakit, Kabupaten Banjarnegara kelas VII, VIII yang akan mengikuti Ulangan Tengah Semester II  Tahun Pelajaran 2010/2011  dan kelas IX yang akan menempuh Ulangan Akhir Semester II Tahun Pelajaran 2010/2011  bisa melihat jadwalnya disini. Mudah-mudahan bisa membantu siswa-siswi dalam persiapan belajar yang maksimal dalam menghadapi ulangan nanti. Berdoa dan berusaha merupakan kunci kesuksesan kalian. Ayo belajar!

NoHari, TanggalWaktuMata Pelajaran
121 Februari 201107.30 - 09.001. Bahasa Indonesia
09.30 - 10.302. Pendidikan agama
2.22 Februari 201107.30 - 09.001. Matematika
09.30 - 10.302. Tata Boga / Tata Busana
3.23 Februari 201107.30 - 09.001. Bahasa Inggris
09.30 - 10.302. Seni Budaya
4.24 Februari 201107.30 - 08.301. IPS
09.00 - 10.002. PKn
5.25 Februari 201108.00 - 10.001. IPA
6.26 Februari 201107.30 - 08.301. TIK
09.00 - 10.002. Bahasa Jawa

Siswi SMP Negeri 1 Rakit Lolos Seleksi Jambore Nasional 2011

http://wlteam.files.wordpress.com/2010/11/logo-jamnas-2011.png?w=150&h=150 Banjarnegara, 16-02-2011 - Asa Gunawan, siswa kelas VII SMP Negeri 1 Rakit, Kab. Banjarnegara berhasil masuk peringkat 16 besar dalam seleksi peserta Jambore Nasional Tahun 2011 kontingen Banjarnegara. Seleksi peserta Jambore Nasional (JAMNAS) Tahun 2011 diikuti oleh perwakilan siswa putra dan putri dari berbagai Sekolah Menengah Pertama Se-Banjarnegara. Hasil seleksi telah diumumkan oleh Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Banjarnegara  melalui surat Nomor 14/11.4-B tanggal 16 Februari 2011. Dari semua peserta   diambil peringkat 16 besar untuk mewakili kontingen Banjarnegara menuju Jambore Nasional 2011 yang akan diselenggarakan di Sumatera. Peserta putri dari SMP Negeri 1 Rakit merupakan salah satu siswa yang telah berhasil menduduki peringkat 15 dengan perolehan nilai 296.  Bravo SMP Negeri 1 Rakit.

PERANGKAT AKREDITASI SMP

Selamat Datang di SMP Negeri 1 Rakit, Kab. Banjarnegara

      Pengunjung situs yang berbahagia, puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT yang dengan ridlo-Nya, kita dapat menerbitkan Situs SMP Negeri 1 Rakit dengan lancar tanpa halangan suatu apapun. Perkembangan yang sangat pesat di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi harus dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kemajuan pendidikan di masyarakat Indonesia. Termasuk aplikasi yang berkembang dalam ruang lingkup pendidikan di sekolah-sekolah.  Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi di sekolah diharapkan mampu melewati dan mengatasi hambatan-hambatan dan rintangan dalam proses pembelajaran yang terjadi. Media ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumberdaya guru dan siswa untuk lebih terpacu lagi memanfaatkan teknologi pembelajaran yang lebih efektif dalam menyongsong masa depan yang lebih cerah dan lebih baik.
       Kepada alumni dan masyarakat luas diharapkan dapat mengenal SMP Negeri 1 Rakit lebih dekat lagi sehingga mampu memberi sumbangsih bagi kemajuan pendidikan di SMP Negeri 1 Rakit.
 Akhirnya kami ucapkan selamat datang di situs resmi SMP Negeri 1 Rakit. Semoga ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Kepala Sekolah 
SMP Negeri 1 Rakit


Drs. Akhmad Saefudin, M.M

Syarat Kelulusan Ujian Nasional Tahun 2011

Berdasarkan POS (Prosedur Operasional Standar) yang dikeluarkan BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan) untuk tahun pelajaran 2010-2011, penentuan kelulusan siswa sekolah menengah pertama (SMP) dan sederajat, serta sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat, pada UN Tahun Pelajaran 2010/2011 dengan menggabungkan nilai mata pelajaran Ujian Nasional (UN) dengan nilai sekolah.

Berikut ringkasannya:
Nilai akhir = 60 persen nilai UN ditambah 40 persen nilai sekolah.

  1. Nilai Akhir minimal 5,5
  2. Nilai tiap mata pelajaran minimal 4,00
  3. Tidak ada ujian ulangan.
Contoh:
Misal, seorang siswa memiliki nilai pelajaran Fisika:
1.      Nilai raport semester 3, 4 dan 5 berturut-turut: 7, 6, 8.
2.      Nilai Ujian Sekolah (US): 6.
3.      Nilai Ujian Nasional (UN): 4.
Maka perhitungannya:
A. Komponen US:
Rata-rata Nilai raport semester: [(7+6+8) / 3] x  40% = 2,80.
Nilai US: 6 x 60% = 3,60.
Total: [2,80 + 3,60] x 40% = 2,56.
B. Komponen UN:
Nilai UN: 4 x 60% = 2,40.
Maka Nilai Akhir (NA): 2,56 + 2,40 = 4,96 (LULUS untuk pelajaran Fisika, karena diatas  4,00)

Begitu seterusnya untuk pelajaran-pelajaran lainnya. Dan, setelah didapat untuk masing-masing pelajaran, maka dibuat nilai rata-rata untuk seluruh mata pelajaran dengan syarat lebih dari atau sama dengan (> 5,5).

Dari contoh di atas,
  • Jika seorang siswa meraih nilai 4 pada UN agar dapat lulus maka ia harus meraih nilai sekolahnya 8, Karena ( 0,6 x 4 ) + ( 0,4 x 8 ) = 5,6 ( di atas nilai minimal 5,5 )
  • Jika nilai sekolahnya 7 belum lulus karena : ( 0,6 x 4 ) + ( 0,4 x 7 ) = 5,2 ( di bawah nilai minimal 5,5 )
Sehingga dari contoh di atas agar posisinya aman nilai UN adalah 6. 

Semoga bermanfaat dan semoga Ujian Nasional berlangsung tertib dan JUJUR. Sekali lagi semoga JUJUR.
Sumber : diedit dari kemdiknas

Salam dari Informasi SNMPTN dan Ujian Nasional

Wah.. Tidak Ada Ujian Susulan di Bojonegoro

BOJONEGORO--MICOM: Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Bojonegoro, Jatim kemungkinan tidak akan mengelar ujian nasional (unas) susulan. Hal ini berlaku bagi siswa yang tidak lulus Unas. Namun, bagi peserta yang sakit Unas susulan ini masih diberlakukan.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah SMP-SMA, Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Hanafi menjelaskan, kebijakan itu juga sudah disosialisasikan ke sekolah-sekolah agar para siswa lebih siap menghadapi Unas utama.

Menurut dia, aturan mengenai tidak adanya Unas susulan itu sifatnya juga memang masih
sementara. "Sebelum ada kepastian, kami sudah menyosialisasikan ke sekolah agar siswanya sebaik mungkin menghadapi Unas utama," ujarnya, Minggu (6/2).

Dengan tidak adanya Unas susulan atau ulangan membuat para siswa dituntut untuk bisa lulus Unas utama. Namun, kata dia, para siswa tidak perlu terlalu khawatir karena pada tahun ini Unas juga menjadikan nilai rapor semester tiga, semester empat, dan semester lima sebagai syarat kelulusan.

Jadi, bukan hanya Unas utama yang menentukan kelulusan. Namun, nilai akademik semester sebelumnya menjadi ukuran, terangnya. Sesuai rencana, pelaksanaan Unas untuk tingkat SMA sederajad dijadwalkan pada 18-21 April mendatang. Sementara, Unas SMA sederajad susulan untuk
peserta yang tidak hadir karena sakit dan lainnya dijadwalkan tanggal 25-28 April.

Sementara, bagi sekolah kejuruan pelaksanaan ujian nasional kompetensi keahlian kejuruan dilaksanakan satu bulan sebelum Unas dimulai. Adapun, untuk Unas tingkat SMP/MTS sederajad dilaksanakan pada 25-28 April mendatang. Sementara, Unas susulan tingkat SMP/MTS dilaksanakan pada 3-6 Mei 2011.

Data nominasi tetap Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Bojonegoro menyebutkan, jumlah peserta Unas tahun ini mencapai 42.687 siswa dari 279 lembaga sekolah baik negeri maupun swasta di kabupaten setempat.

Rinciannya, sebanyak 11.343 siswa dari 66 lembaga tingkat SMP dan MTS negeri, 19.188 siswa dari 132 lembaga SMP dan MTS swasta. Sementara, peserta Unas untuk tingkat SMA sederajat negeri sebanyak 4.310 siswa dari 21 lembaga. Sedangkan, sisanya sebanyak 7.846 siswa dari 60 lembaga SMA sederajat swasta.
Sumber :http://www.mediaindonesia.com

SMK Diperpanjang Jadi Empat Tahun

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) tetap memandang SMK memiliki daya tarik sendiri. Belajar di SMK bisa langsung bekerja. Tahun ini, Kemendiknas menggagas lama belajar di SMK menjadi empat tahun.
Kebijakan penambahan masa belajar tersebut diterangkan Mendiknas M Nuh. Dia mengatakan, penambahan tersebut dilakukan setelah ada pertemuan menteri-menteri pendidikan ASEAN di Brunei Darussalam akhir bulan lalu. "Semua menteri sepakat pendidikan kejuruan sangat berpotensi," jelas Nuh.
Penambahan durasi tersebut, disebut program community collage. Setelah siswa lulus SMK, tidak langsung mendapatkan ijazah. Tapi, para lulusan tersebut wajib mengikuti pematangan kepribadian dan kemampuan teknis sesuai dengan jurusanya masing-masing.
Persoalan yang masih mengganjal tentang rencana ini adalah, menentukan ditjen yang mengelola SMK. Selama ini, jelas Nuh, SMK dikelola oleh Ditjen Pendidikan Menengah (Dikmen). Nah, dengan penambahan masa belajar setelah siswa mengikuti ujian akhir, pendidikan menjadi wewenang ditjen Pendidikan Tinggi (Dikti).
"Mau ke Dikti nanggung karena cuma setahun. Tetap di Dikmen, siswanya sudah lulus ujian," papar Nuh. Tapi, dia tetap akan menjalankan penambahan masa belajar siswa SMK. Terkait hambatan tersebut, Nuh mengatakan akan mencari solusinya.
Nuh lantas mengevaluasi pendidikan SMK. Menurut dia, masih banyak kelemahan yang harus segera dibenahi. Diantaranya adalah, materi pelajaran. Menurut Nuh, materi pelajaran di SMK tidak up to date. Padahal, pendidikan SMK sangat berkaitan dengan dunia industri yang berkembang cepat. "Materi pelajaran harus ikut berkembang," ucap mantan rektor ITS tersebut.
Kekurangan lain adalah, kemampuan pengajar di SMK yang stagnan. Untuk merangsang guru-guru SMK meningkatkan kemampunya, disiapkan program magang dan beasiswa bagi para guru. Masih dalam program peningkatan kualitas SMK, Kemendiknas memprogramkan pemuktahiran media ajar yang digunakan praktek siswa SMK. Nuh mencontohkan, teknologi mesin motor untuk praktek siswa SMK jurusan otomotif harus sama dengan mesin motor yang digunakan saat ini.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 3 Kota Jambi, Edy Susilo SPd menyampaikan, program pemerintah ini sangatlah baik untuk dilaksanakan. Karena, semakin lama masa belajar siswa SMK, maka akan semakin banyak ilmu yang mereka peroleh.
‘’Jadi siswa SMK tersebut benar-benar langsung dapat terjun ke lapangan begitu selesai sekolah,’’ tegasnya.
Dirinya mengatakan, program pendidikan empat tahun ini hampir sama dengan SMK Pembangunan yang ada di Cimahi. Dikatakannya, pada SMK pembangunan di Cimahi tersebut, anak-anak satu tahun memang diberi kesempatan untuk melaksanakan prakerin.
‘’Berbeda dengan di sekolah kita, praktek kerja Industri (Prakerin)nya kelas 1 selama 2 bulan, kemudian kelas 2, 3 bulan, lalu kelas tiga selama tiga bulan,’’ terangnya.
Dirinya sangat menyambut baik, jika penambahan waktu belajar ini betul-betul diterapkan. Bahkan, dirinya mengaku siap untuk menjalankan hal itu. ‘’Nanti kan ada petunjuk pelaksanaannya, jadi tinggal di jalankan saja,’’ tandasnya. 

THANKS TO

SUPPORT


Blogger Template Design: The Professional Template Design by: Ourblogtemplates.com customize by Apit Prayitno

Best viewed in Mozilla Firefox 3.6+ 1024 x 768 resolution.